Tampilkan postingan dengan label Fenomena. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fenomena. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Juni 2016

Misteri Permainan Choking Game yang Renggut Ribuan Nyawa

Sebuah permainan, entah apapun itu sejatinya diciptakan untuk menghibur atau menyenangkan siapapun yang memainkannya. Namun ada saja orang-orang yang menciptakan permainan berbahaya yang mengancam nyawa. Seperti permainan Choking Game ini. Permainan misterius yang tidak diketahui siapa yang pertama kali menciptakan ini kembali merenggut nyawa seorang remaja berusia 13 tahun asa Amerika.



Memphis Burgess, remaja asal Colorado, Amerika itu menambah daftar panjang korban permainan misterius Choking Game, yang menurut data telah mencapai angka 1951 orang. Memphis ditemukan tak bernyawa dalam posisi berlutut menghadap lemari dengan tali lembut di dekatnya. Ayahnya saat itu menganggapnya sedang menggodanya, namun ketika tubuh itu dibalik warnanya sudah pucat dan membiru.

Choking Game, mempunyai banyak sebutan antara lain Suffocation Roulette, atau Cloud Nine. Namun sebutan Choking Game adalah yang paling terkenal. Sejak tahun 1934, permainan ini konon telah merenggut nyawa kurang lebih 1000an jiwa. Sayangnya belum banyak orangtua yang mengetahui jenis permainan ini dan cenderung menganggap bahwa kematian akibat permainan ini adalah tindakan bunuh diri.

Para orangtua diharapkan lebih mengawasi aktifitas putra-putri mereka. Terutama bagi para remaja yang sedang menginginkan sebuah pengakuan atas eksistensi mereka. Dikatakan bahwa permainan ini mampu menarik para remaja normal, artinya para remaja yang tidak ikut dalam kegiatan seperti mabuk dan terlibat obat-obatan terlarang.

Selasa, 21 Juni 2016

Inilah Masjid Paling Sederhana Sekaligus Terindah di Dunia

Di era sekarang, sudah sangat umum melihat masjid besar yang dirancang dengan sangat indah dan megah. Masjid, sebagai tempat ibadah umat muslim saat ini memang kebanyakan dirancang dengan sangat indah dan megah untuk salah satunya menarik orang-orang muslim untuk datang beribadah ke masjid. Benarkah? Mungkin juga. Akan tetapi, di belahan bumi lain tepatnya di daratan Afrika, di negara Ethiopia terdapat sebuah masjid yang sangat sederhana. Bahkan bisa dibilang bahwa ini adalah masjid paling sederhana di dunia. Bagaimana tidak, masjid ini terbuat dari susunan batang-batang pohon kering. Tak ada hiasan-hiasan kaligrafi di sana. Tak ada jamaah beraroma wangi, karena masjid ini hanya didatangi oleh para musafir. Namun entah mengapa masjid ini memiliki pesonanya sendiri.
Hampir seluruh bagian masjid ini merupakan susunan batang-batang kayu. Masjid paling sederhana di dunia ini bahkan tak mempunyai pintu. Tetapi di situlah keunikannya. Masjid adalah rumah Allah SWT, maka siapa saja boleh datang bertamu serta beribadah tanpa khawatir tidak bisa masuk ke dalam masjid. Entah siapa yang pertama kali mempunyai ide untuk membangun masjid yang terbuat dari susunan batang-batang pohon kering yang diikat sedemikian rupa sehingga menjadi masjid yang istimewa ini.



Di samping bangunan masjid ini terdapat sebuah menara kecil yang juga terbuat dari tumpukan susunan batang-batang pohon kering. Secara keseluruhan, masjid serta menara ini dibangun di atas pondasi yang terbuat dari batu kemudian di atas pondasi tersebut menggunakan susunan batang-batang kayu kering yang diikat menggunakan kulit pohon, dijadikan sebuah bangunan masjid. Karena lokasinya yang berada di tengah-tengah gurun, tak banyak jamaah yang datang ke masjid paling sederhana ini. Namun, selalu ada para musafir yang kebetulan lewat dan mampir di masjid ini untuk beribadah. Meskipun sederhana, masjid ini dengan caranya sendiri mampu bersinar dan menunjukkan keindahannya yang tak kalah dengan masjid-masjid megah di belahan dunia lainnya.

Ada Kota di Bawah Gurun Australia

Siapa sangka bahwa di bawah permukaan gurun Australia yang panas terdapat sebuah kota kecil? Uniknya lagi kota kecil di bawah tanah ini ada penduduknya. Apakah penduduk kota ini adalah makhluk asing yang heboh beberapa waktu lalu? Terlepas dari itu, kota kecil bawah tanah ini bernama Coober Pedy, Australia Selatan. 

Usut punya usut, ternyata kota bawah tanah ini dibuat oleh seorang penambang emas pada tahun 1915 . Pada mulanya penambang tersebut bersama anaknya mencari emas di lokasi tersebut, namun yang mereka temukan bukanlah emas melainkan batu opal yang indah. Sejak saat itu mereka mulai membuat semacam kamar di bawah tanah.






Bisa dibilang bahwa Coober Pedy ini merupakan kota terunik di dunia. Bagaimana tidak, meskipun ada di bawah tanah, fasilitas yang ada lumayan lengkap, meski tak selengkap kota di permukaan bumi. Gereja, hotel, restoran, bahkan perpustakaan hingga pertokoan ada di kota bawah tanah yang dihuni sekitar 1675 jiwa ini. Sampai saat ini, terdapat sekitar 1500 ruangan. Tertarik mengunjungi Coober Pedy?

Yuk Intip Daleman Helikopter Canggih Presiden Jokowi

Helikopter baru milik Presiden Jokowi yang rencananya akan digunakan sebagai sarana "blusukan" menuai pro dan kontra. Banyak kalangan yang menganggap bahwa pembelian helikopter canggih nan mutakhir tersebut merupakan pemborosan. Namun tak sedikit pula yang menganggap hal itu sebagai hal yang wajar. Terlepas dari pro kontra, seperti apasih isi dari helikopter canggih milik Presiden Jokowi ini? Yuk, intip.
Helikopter ini secara resmi bernama Agusta Westland AW-101. Helikopter ini berbeda dengan helikopter umum yang biasa digunakan sebagai angkutan udara. Helikopter ini dirancang sebagai alat transportasi pribadi dengan pelayanan kelas VVIP yang mewah. Selain itu, keunggulan helikopter ini selain kenyamanan adalah keamanan dan kemampuan jelajahnya yang cukup luar biasa.


Beberapa fitur keamanan yang ada di dalam helikopter ini adalah perahu karet dan airbag (kantong udara seperti yang terdapat pada mobil). Sebagai helikopter VVIP, Agusta Westland mampu mengangkut sekitar 13 orang penumpang yang dimanjakan dengan kenyamanan maksimal dengan kabin yang luas. Baling-baling AW-101 ada tiga, mesin juga ada tiga sehingga membuat AW-101 mempunyai daya jelajah yang lebih luas.


Helikopter canggih ini nantinya akan dioperasikan oleh Skuadron Udara 45 VVIP dengan pangkalan utama di Landasan Udara Halim Perdanakusuma. Menurut rencana, helikopter Agusta Westland pertama akan tiba di Indonesia pada April 2016. Dan menurut Kepala Dinas Penerangan TNI-AU Marsma Dwi Badarmantyo, hingga 2019, ditargetkan Indonesia akan memiliki sekitar enam buah helikopter Agusta Westland AW-101. Dari berbagai sumber, harga helikopter canggih tersebut mencapai 45 juta dolar untuk satu unit. Maka bisa dibayangkan berapa yang akan dikeluarkan oleh pemerintah jika ingin memiliki enam unit helikopter canggih ini. 

Mitos Tempat Tidur Procrutes yang Mengerikan

Hampir seluruh wilayah di dunia ini mengenal mitos. Umumnya, mitos berkisah mengenai sesuatu yang ajaib hingga menceritakan sesuatu yang menakutkan dan mengerikan. Seperti halnya mitos satu ini yang berasal dari Yunani, yang mengisahkan tentang tempat tidur dan sang pemilik bernama Procrutes. Mitos ini cukup dikenal di Yunani, dan mempunyai reputasi cukup mengerikan.


Procrutes adalah anak dari salah satu dewa utama Yunani, yaitu Poseidon. Dikisahkan bahwa Procrutes mempunyai sebuah rumah di sebuah jalan antara Athena dan Eleusis. Procrutes selalu mengundang siapapun untuk datang ke rumahnya. Orang-orang pun dengan senang hati datang ke rumah Procrutes karena terkesan dengan keramahan dan kebaikannya.

Ia bahkan memberikan jamuan makan dan istirahat kepada para tamunya. Procrutes memiliki sebuah tempat tidur yang ia katakan merupakan tempat tidur ajaib karena bisa panjangnya bisa menyesuaikan tubuh yang menggunakannya. Di sinilah ia mulai melakukan kegiatan mengerikannya. Ia akan memaksa tamunya untuk berbaring di tempat tidur itu.

Yang mengerikan adalah, jika panjang orang yang menaiki tempat tidur itu terlalu pendek, Procrutes akan merenggangkan tubuh orang tersebut dengan cara memukulinya dengan palu hingga panjangnya sesuai. Kematian lambat akan sangat menyiksa orang tersebut. Sebaliknya, jika panjangnya melebihi tempat tidur, Procrutes akan memotong kaki orang itu hingga panjangnya sesuai. Keduanya memiliki persamaan yaitu menemui ajal.

Karena kekejaman Procrutes ini sangat mengerikan, seorang pahlawan berhasil mengalahkannya. Pahlawan bernama Theseus ini memperlakukan Procrutes sama dengan orang-orang yang ia bunuh. Procrutes dipaksa berbaring di tempat tidurnya dan akhirnya Procrutes tewas menggunakan metode penyiksaan yang ia ciptakan sendiri.